Friday, June 8, 2012

POWER SUPPLY


Power supply berupa kotak tegangan listrik yang menempel pada bagian belakang setiap cosing dan memiliki beberapa kabel power yang akan disambungkan ke komponen hardwareyang ada di dalam casing.


1.        Fungsi
a.     Mengubah tegangan AC menjadi DC dan menyuplai tegangan tersebut ke komponen hardware yang membutuhkan arus dan tegangan pada motherboard.
b.    Menyuplai tegangan langsung ke komponen yang memerlukan tegangan arus DC, misalnya harddisk, CD-Rom, atau kipas.

2.        Cara Kerja
Ketika kita menekan tombol power pada casing, yang terjadi adalah langkah  berikut.
Power supply melakukan cek dan tes sebelum membiarkan sistem start. Jika tes telah sukses, power supply mengirim sinyal khusus pada motherboard, yang disebut power good. Sinyal ini harus secara terus-menerus berjalan sewaktu sistem dijalankan karena ketika terjadi tegangan, AC dan power supply tidak dapat menjaga keluaran di dalam toleransi regulasi. Power good signal akan menarik mundur dan memaksa sistem untuk me-reset kembali. Hingga sinyal berjalan sesuai dengan yang diharapkan oleh power good, komputer akan bekerja secara normal.

3.        Fungsi Konektor Pada Kabel Power Supply
Konektor power supply biasanya berbentuk "female", tetapi terdapat juga konektor yang berbentuk "male". Hal ini bergantung pada peralatan yang membutuhkan tegangan listrik pada konektor yang mana. Berikut bentuk dan fungsi konektor pada power supply.

a.    Konektor 20/24 pin ATX motherboard
Konektor jenis ini langsung dihubungkan ke motherboard yang berfungsi sebagai sumber daya utama motherboard. Berikut ini jenis dan fungsi tegangan yang terdapat di dalam konektor ini:

Warna Kabel
Tegangan
Fungsi Di Motherboard
Merah
+5V
Memberi daya pada logic controller dan slot AGP
Oranye
+3,3V
Sebagai sumber daya memori (RAM) dan slot PCI
Kuning
+12V
Memasukkan daya ke prosesor
Ungu
+5VSB
Sebagai penyedia daya yang secara terus-menerus memasok daya ke motherboard, bahkan pada saat posisi komputer mati

b.    Konektor 4/8 pin 12V
Konektor 4-pin 12V ini dikenal juga dengan sebutan konektor P4 karena pertama kali diperkenalkan untuk digunakan bersama dengan motherboard untuk prosesor Pentium 4. Konektor 8-pin 12V dikenal sebagai konektor EPS yang biasanya digunakan untuk motherboard server. Kedua konektor ini berguna untuk memberikan daya khusus kepada prosesor.

c.    Konektor 6-pin PCle
Konektor ini digunakan untuk memberikan daya pada beberapa graphic card yang berbasis PCle kelas atas, yang membutuhkan lebih banyak daya dibandingkan graphic card biasanya. Konektor ini memiliki 6 pin yang terdiri atas tiga jalur +12V dan 3 ground.

d.   Konektor 4 pin peripheral power connector
Konektor jenis ini digunakan untuk memasok daya ke berbagai macam komponen hardware yang ada di dalam casing komputer, misalnya optical driver, motherboard, graphic card, kipas, dan hardisk. Konektor ini terdiri atas empat kabel yang memiliki tiga warna sebagai berikut:

Warna Kabel
Tegangan
Fungsi
Merah
+5V
Memberikan daya pada logic controller
Kuning
+12V
Sebagai sumber tenaga bagi motor penggerak
Hitam
0
Sebagai ground

e.    Konektor Floppy
Konektor jenis ini berfungsi hanya memasok daya untuk floppy disk drive. Sama dengan peripheral power connector, konektor ini juga memiliki Empat jalur, yaitu +12V, +5V dan ground, tetapi secara fisik, konektor floppy ini lebih kecil dibandingkan power connector karena dengan konektor yang ada di floppy disk drive.

f.     Konektor SATA
Konektor jenis ini digunakan khusus untuk komponen hardware yang menggunakan interface SATA, seperti harddisk. Tidak seperti konektor pada peripheral power connector yang hanya memiliki dua tegangan, konektor SATA terdiri atas tiga tegangan, yaitu +5V, +12V dan +3,3V.

4.        Model Power Supply
a.    Model AT
Power supply yang memiliki kabel power yang dihubungkan ke motherbloord terpisah menjadi dua konektor power (P8 dan.P9) sehingga pemasangan kabel tegangan tersebut ke motherboard, harus dilakukan dengan lebih berhati-hati. Kabel yang berwarna hitam dari konektor P8 dan P9 harus bertemu di tengah jika disatukan.

Pada power supply model AT ini, tombol ON/OFF dihubungkan langsung pada tombol casing. Untuk menghidupkan dan mematikan komputer, kita harus menekan tombol power yang ada pada bagian depan casing. Power supply AT ini hanya digunakan sebatas pada era komputer Pentium II. Pada era Pentium III ke atas atau hingga sekarang, sudah tidak ada komputer yang menggunakan jenis power supply N.

b.    ModelATX
Power supply yang memiliki konektor kabel power yang dihubungkan ke motherboard sudah menjadi satu bagain dengan jumlah 20 pin dan tidak ada kesalahan pemasangan karena bentuk konektor power sudah disesuaikan dengan Konektor yang ada di motherboard. Jadi, jika terbalik memasang konektor, konektor power tidak akan bisa masuk ke konektor yang ada di motherboard.

Power supply ATX dilengkapi dengan power switch atau biasa disebut dengan auto shutdown. Jadi, komputer dapat langsung dimatikan melalui software Windows dengan menekan perintah shutdown, tanpa menekan tombol off pada casing. Semua komputer pada era Pentium III hingga sekarang sudah menggunakan casing dan power supply jenis ATX.

5.        Troubleshooting.
Pemberitahuan masalah yang terjadi sering dianggap sebagai masalah yang disebabkan oleh komponen hardware berupa memori. VGA card atau motherboard tanpa rnenyangka kesalahan terjadi pada power supply yang kita gunakan. Berikut int contoh masalah yang terjadi.
§  Komputer me-restart sendiri saat sistem sedang bekerja.
§  Komputer me-restart sendiri saat dioperasikan.
§  Internittent parlty check atau other memory-type errors.
§  Hard disk dan kipas angin yang secara serentak tidak berputar.
§  Goncangan elektrik dirasakan pada casing atau konektor.
§  Power-on atau sistem startup failure atau lockups.
§  Terkadang booting sendiri secara spontan lockups selama operasi normal.
§  Sistem sepenuhnya mati.

Penyebab
§  Masalah ini sering terjadi karena jumlah tegangan pada power supply tidak memadai untuk dibagikan ke komponen hardware.
§  Pemasangan/fungsi tombol ON/OFF yang tidak tepat atau sudah rusak.
§  Kabel power yang ke arah motherboard putus.
§  Kipas pada power supply tidak berputar sehingga menyebabkan panas yang berlebihan pada power supply.

Solusi
§  Pastikan tegangan power supply mencukupi untuk komponen hardware dengan mengganti power supply yang memiliki tegangan lebih tinggi.
§  Ganti saklar ON/OFF power supply yang dihubungkan ke casing.
§  Pastikan tidak ada kabel power yang putus menuju motherboard atau komponen hardware lainnya.
§  Ganti kipas yang ada pada power supply jika sudah tidak berputar.
§  Ganti power supply yang bertegangan sesuai dengan komponen hardware yang ada didalam cosing, minimal untuk komputer PIV ke atas, gunakan power supply dengan tegangan 350 watt.

6.        Perawatan power supply & casing
Perawatan untuk memperpanjang usia power supply, antara lain:
§  Gunakan stabilizer atau UPS yang baik.
Penggunaaan stabilizer ini bertujuan menjaga tegangan yang diterima oleh power supply tetap stabil, Banyak kerusakan perangkat elektronik disebabkan oleh tegangan listrikyang tidak stabil (turun-naik). Disarankan untuk menggunakan stabilizer yang menggunakan servo atau motor, dan jika ada dana sebaiknya menggunakan UPS.


§  Jangan meletakkan casing di dekat ventilasi udara.
Sirkulasi udara di dalam ruangan yang masuk melalui ventilasi udara biasanya membawa udara lembap. Hal ini dapat menyebabkan suhu di sekitar casing menjadi lembap, dan mengakibatkan kaki-kaki komponen elektronik (terutama IC) menjadi berkarat sehingga akhirnya terjadi hubungan singkat antara komponen, yang menyebabkan kebakaran.

§  Membersihkan debu (kotoran) yang ada di dalam power supply & casing.
Kotoran di dalam power supply dan casing terkadang menyebabkan kipas macet atau tidak berputar. Hal ini dapat menyebabkan pawer supply dan komponen hardware yang ada di dalam casing menjadi lebih cepat panas dan akan menyebabkan komputer mati mendadak dan tidak dapat berfungsi hingga suhu di dalam casing normal kembali.

§  Tambahkan kipas di dalam casing.
Penambahan kipas di dalam casing akan mempercepat sirkulasi udara di dalam cosing sehingga komputer tidak cepat panas dan komponen hardware di dalamnya dapat bekerja dengan baik.

Sumber:
 

Monday, June 4, 2012

Berbagai Jenis PC


Penggunaan Personal Computer (PC) sampai saat ini sangat bervariasi. Hal ini mempengaruhi bentuk dan fungsi PC itu sendiri. Berbagai jenis PC antara lain:

1)        PC desktop
Merupakan jenis komputer pribadi mini yang terdiri atas beberapa perangkat hardware. Untuk input data, menggunakan keyboard dan mouse. Untuk proses data, menggunakan CPU terbungkus oleh casing, sedangkan untuk output informasi, menggunakan monitor dan printer yang semuanya terpisah.

Setiap jenis hardware dan software diproduksi oleh beberapa perusahaan yang berbeda, misalnya Intel, IBM, atau Microsoft.

Saat ini, PC desktop dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

§  PC branded/PC build-up
PC yang semua komponen dan spesifikasi hardware-nya, mulai dari monitor, CPU, mouse, dan keyboard dilisensi oleh merek produsen komputer tertentu saja. Komputer jenis ini lebih mahal dibandingkan jenis rakitan karena produsen menjamin komponen hardware yang digunakan dan digaransi dengan pelayanan terbaiknya. Contoh merek komputer branded adalah IBM, ACER, HP atau Compaq.

§  PC rakitan atau komputer jangkrik
Jenis PC yang komponen hardware-nya terdiri atas beberapa merek dan spesifikasi komputer sesuai keinginan pembeli. Biasanya, pembeli melakukan perakitan komputer sendiri di rumah atau dibantu oleh toko tempat membeli perangkat. Komputer jenis ini tergolong lebih murah karena pembeli bisa menyesuaikan jenis barang sesuai dengan keuangan yang dimiliki. Pada komputer rakitan, merek dipilih terhadap setiap komponen hardware, misalnya untuk monitor, menggunakan merek Samsung, motherboard Asus, VGA ATI, dan sebagainya.

2)        Macintosh Power PC
Komputer pribadi yang sama seperti komputer jenis PC desktop, tetapi hardware dan software diproduksi oleh satu produsen, yaitu Apple. Jadi, setiap Macintosh mempunyai standar bentukyang sama antara yang satu dan yang lainnya. Jenis ini lebih banyak digunakan untuk aplikasi desain grafis dan animasi.

3)        Laptop
Komputer yang mempunyai fungsi sama dengan PC desktop, tetapi perangkat hardware seperti keyboard, mouse, CPU, monitor menjadi satu dalam bentuk seperti lipatan buku, dan menggunakan power baterai charger yang bisa tahan hingga 5 jam. Jenis komputer ini mudah dibawa ke mana-mana (portable) karena berbentuk kecil dan ringan.

4)        Mac Book
Komputer jenis macintosh yang berbentuk seperti laptop dan hanya diproduksi oleh perusahaan Apple.

5)        PDA Poket PC Windows
Personal Data Assistant (PDA) Windows merupakan paket PC yang berukuran hampir sama dengan ukuran dompet, tetapi memiliki kemampuan standar seperti laptop dan menggunakan sistem operasi Windows.

6)        PDA Palm 05
Personal Data Assistant (PDA) Palm sama fungsinya seperti poket PC yang diproduksi oleh perusahaan Palm dan menggunakan sistem operasi Palm. PDA ini merupakan jenis PDA pertama yang keluar di pasaran.

7)        Ultra Mobile PC (UMPC)
Model komputer terbaru yang berbentuk lebih kecil dari laptop, dengan kemampuan sama dan untuk meng-input datanya, menggunakan layar sentuh (touchscreen).

8)        Tabulet/Tablet
Model komputer terbaru yang berbentuk hampir sama seperti Handphone, dengan kemampuan sama seperti halnya PC tetapi menggunakan OS tertentu, menggunakan layar sentuh (touchscreen).

Sumber:

Sejarah dan Perkembangan Komputer

Perkembangan komputer khususnya personal computer (PC) saat ini semakin pesat. Di awal perkembangannya, komputer berukuran besar hanya dapat ditemukan di lembaga tertentu. Harga komputer ini sangat fenomenal dan tidak terjangkau untuk individu. Namun, semua berubah ketika PC muncul pada pertengahan tahun 1970-an. Sejalan perkembangan teknologi, PC juga semakin canggih. Dengan di ikuti jumlah software aplikasi yang bertambah banyak, komputer menjadi lebih menarik untuk digunakan.

Berikut ini perkembangan PC selama 37 tahun terakhir yang difokuskan padamesin yang membuat perubahan pada PC.

1.        Komputer MITS Altair 8800 (1975)
Altair 8800 memiliki prosesor 2 MHz lntel 8080, memori 256 bytes, dan dapat ditambah maksimum 64 Kb. Sangat berbeda dengan PC sekarang yang berjalan di atas 2 GHz, dengan RAM minimum 256 Mb. Untuk media penyimpanan, Altair menawarkan 8" floppy disk atau kaset eksternal.

PC ini tidak seperti PC yang kita temui sekarang. PC ini tidak mempunyai monitor, keyboord, mouse, sistem operasi, bahkan softwore aplikasi. Untuk memprogramnya, Anda harus mengerti bahasa mesin, yang berarti mengubah dudukan saklar yang benar dan melihat lampu LED yang berhubungan menyala.

2.        Komputer Apple II (1977)
Sebelumnya, ada Apple I (di produksi sekitar tahun 1976). Namun, hanya berbentuk papan sirkuit seperli motherboard saat ini. Untuk menyusunnya, Anda harus ahli dalam bidang elektronik. Pada tahun 1977, Apple II telah muncul dengan mempunyai keyboard, monitor, dan media penyimpanan.

Komputer ini juga mempunyai sistem operasi dan software aplikasi. Awalnya, PC ini menggunakan media penyimpanan kaset, tetapi ditahun 1978, floppy disk eksternal dengan kapasitas 143 Kb telah tersedia.

Kesuksesan Apple II dilanjutkan dengan kehadiran Apple II Plus (1979) dan Apple IIe (1983). Keduanya mirip dengan Apple II, dengan beberapa tambahan dan fitur baru. Salah satunya, IIe mempunyai keypad numerik di sisi kanan keyboard. Apple terus memproduksi dan menjual Apple IIe sampai tahun 1993, menjadikan seri ini menjadi sejarah tersendiri selama 15 tahun.

3.        Komputer IBM PC (tahun 1981)
IBM PC yang asli dikeluarkan pada bulan Agustus 1981, yang hanya mempunyai memori sebesar 16 Kb, belum memiliki hard disk, dan menggunakan media penyimpanan kaset dan floppy. Karena desain yang “terbuka” PC ini sangat mudah di-upgrade. PC ini mempunyai 'slot ekspansi' pada papan sirkuit utamanya (motherboard). Artinya, Anda dapat menambah kemampuannya dengan memasukkan papan sirkuit mini khusus (disebut "cord'\ ke dalam slot ini. Misalnya, menonton TV kabel dari PC dengan menambahkan card TV tuner.

Selain mudah dikembangkan, faktor lain yang memberikan kontribusi atas suksesnya PC adalah prosessor lntel. Melalui riset yang berkesinambungan, Intel menaikkan kemampuan prosesor 2 kali lipat setiap 18 bulan. Jadi, PC yang lebih canggih muncul setiap 2 tahun. Sejalan perkembangan prosessor lntel, muncul sistem operasi Windows versi terbaru, software aplikasi, dan peningkatan kemampuan hardware.

4.        Komputer Compaq PC (tahun 1983)
Sejak desain IBM PC dibuat terbuka, pabrikan lain mulai mengikuti dan mengeluarkan PC buatan mereka. Salah satunya adalah Compaq (sekarang telah bergabung dengan Hewlett-Packard) yang mengeluarkan Compaq portable.

PC berukuran koper ini mempunyai monitor monokrom dengan ukuran 9 inci dan dua floppy drive berukuran 320 Kb. Seperti IBM PC, Compaq juga menggunakan sistem operasi MS DOS. PC ini mempunyai 2 port paralel dan 1 port serial untuk koneksi ke perangkat eksternal. Sementara untuk memori, 128 Kb dapat ditambah sampai dengan 640 Kb.

Walaupun terdapat peningkatan dalam hal penyimpanan dan memori, perangkat ini tidak dilengkapi dengan hard disk. Data tahun 1987 versi ketiga dilengkapi dengan hard disk berukuran 20 atau 40 Mb.

5.        Dominasi komputer IBM PC (tahun 1983-1989)
IBM mengeluarkan versi terbaru PC-nya di tahun 1983. IBM PC XT yang telah mempunyai port diskdengan kapasitas 10 Mb, memori 128 Kb, dan floppy drive 360 Kb. IBM kemudian membuat lebih banyak peningkatan dan mengeluarkan IBM PC AT 286 pada tahun 1984. PC ini menggunakan prosesor lntel 6 MHz (80286). Peningkatan lainnya adalah hard disk berkapasitas lebih dari 20 Mb. Seri PC AT diteruskan dengan AT 386 pada tahun 1986 dan AT 486 pada tahun 1989. Keduanya mempunyai kelebihan pada memori dan kecepatan prosesor.

Seri AT 386 juga merupakan PC pertama yang menggunakan prosesor 32-bit (80386) dan mendukung multitasking (menjalankan beberapa aplikasi bersamaan). Yang membuat PC 386 pertama kali adalah Compaq, bukan IBM. Salah satu terobosan dengan 486 adalah adanya 1 Mb memory cache dalam cip sendiri.

IBM juga bereksperimen dengan tipe PC yang gagal atau kurang sukses seperti IBM PCjr, IBM Convertible, dan IBM portable.

6.        Komputer Commodore Amiga 1000 (tahun 1985)
Amiga 1000 merupakan komputer multimedia tercanggih yang banyak diminati oleh animator dan desainer grafis saat itu. PC ini memiliki monitor berwarna, mendukung suara stereo 4-kanal, mempunyai port untuk joystick dan video, serta mendukung video mode sampai 4.096 warna.

Sistem operasi Amiga DOS juga menawarkan interface grafis yang mendukung multitasking. Teknologi Amiga lebih unggul, tetapi gagal karena arsitekturnya yang proprietary dan pemasaran yang buruk. Perangkat ini juga tidak kompatibel dengan sistem operasi MS-DOS dan desain IBM PC pada umumnya.

7.        Komputer IBM PS/2 (tahun 1987)
Setelah sukses dengan PC, IBM memiliki rencana ambisius mengenai generasi selanjutnya dari PC. Seri ini dinamakan PS/2 (Personal System/2), dan pertama kali dirilis pada tahun 1987. PS/2 mempunyai arsitektur baru. Beberapa bagian yang baru adalah proprietary, seperti konektor baru (socket) untuk keyboord dan mouse. Slot ekspansi didesain ulang dan bus (jalur elektronik yang menghubungkan slot ini dengan sistem) yang dinamakan Micro Channel Architecture.

Arsitektur baru ini membuat IBM PS/2 sulit untuk diduplikat. Saat ini, perusahaan bidang industri komputer membuat komponen yang sesuai dengan slot ekspansi standar IBM PC. Walaupun PS/2 menggunakan prosesor lntel dan software-nya kompatibel dengan IBM PC, tidak ada yang membuat komponen yang sesuai dengan slot ekspansi PS/2. Oleh karena itu, produk ini gagal.

8.        Laptop (tahun 1992)
Setelah muncul laptop seperti Compaq dan IBM portable, IBM Convertible, Macintosh portable, osborne 1, dan Radioshack TR5-80, tahun 1992 mulai muncul laptop TRS-80. contoh terakhir adalah adalah IBM Thinkpad 700 dan Apple PowerBook 100.

Laptop mempunyai layar LCD dengan berat 2 kg atau lebih. Ketika tidak menggunakan listrik, laptop dapat menggunakan baterai. Laptop juga memiliki fasilitas untuk menghemat energi dan menggunakan prosesor yang irit sumber daya. Fitur ini yang membuat laptop cocok dibawa bepergian. Saat ini tersedia laptop dengan berbagai macam kategori, bergantung pada berat dan fitur.

9.        Komputer Intel Pentium (tahun 1993)
Setelah sukses dengan seri PC AT (prosesor 80286, 80386, dan 80486), Intel memutuskan bahwa generasi kelima prosesor untuk PC harus mempunyai arsitektur baru. Seri ini kemudian dinamakan 'Pentium'. Hasilnya, chip Pentium pertama ini tiga kali lebih cepat dari pendahulunya, 80486. Sistem operasi (windows) dan program aplikasinya dapat memanfaatkan kemampuan prosesor ini untuk menghasilkan hal yang lebih besar, seperti game dengan grafik yang intensif atau suara yang lebih berkualitas. Vendor hardware dan developer software berlomba-lomba membuat produk dan aplikasiyang lebih canggih dan menarik.

Intel memperkenalkan prosesor Pentium 60 MHz pada bulan Maret 1993, dan PC Pentium generasi pertama muncul di pasaran, kemudian diikuti dengan versi 75 MHz, 90 MHz, I 00 MHz, 120 MHz, 133 MHa dan 200 MHz, Pada tahun 1995, lntel membuat chip Pentium pertama khusus untuk laptop. Selain Intel, pembuat prosesor lainnya adalah AMD yang produknya kompatibel dengan sistem operasi Windows, aplikasi yang berjalan di atas PC, dan kebanyakan hardware PC. Sampai hari ini, harga komputer dengan prosesor AMD berharga lebih murah daripada komputer yang menggunakan Intel. Itulah penyebab lntel memproduksi prosesor berharga lebih rendah yang disebut Celeron.

10.    Komputer multi media/Pentium MMX (tahun 1997)
Dimulai tahun 1996, aplikasi multimedia (yang menggabungkan teks, grafik, audio, dan animasi) mulai bermunculan. Pembuat hardware, seperti sound card dan graphic card, bergegas membuat teknologi yang dapat memproses instruksi multimedia. Hal ini disebabkan oleh prosesor yang tidak dapat memproses instruksi multimedia secara simultan. Tahun 1997, lntel mengatasi masalah ini dengan merilis prosesor Pentium MMX.Intel menambahkan instruksi multimedia ke dalam prosesor Pentium dengan teknologi multimedia extensions (MMX). Chip Pentium MMX meningkatkan kemampuan PC dalam memainkan game atau aplikasi multimedia.

Intel juga membuat prosesor generasi ke-6 yang disebut dengan Pentium Pro. Chip-nya dibuat berdasarkan arsitektur baru yang disebut P6. Desainnya menggunakan teknik baru dalam memproses, seperti superpipelining, dynamic execution, dan on-cip L2 cache membuat performa Pentium hampir dua kali lebih cepat dari Pentium sebelumnya. Namun, chip Pentium Pro diutamakan untuk server (bukan PC).

11.    Komputer Pentium II s.d. Pentium IV (tahun 1998-2005)
Generasi lain prosesor Pentium dan PC keluar antara tahun 1998 sampai saat ini. Intel mengeluarkan Pentium II, Pentium III, kemudian Pentium 4. Setiap generasi memiliki teknik pemrosesan baru dan berfokus pada kecepatan prosesor (saat ini diukur dengan GHz).

Prosesor yang lebih cepat mengarah pada lebih banyak inovasi di bidang multimedia dan aplikasi video. Contohnya, game PC menjadi lebih kaya grafis dan suara yang dihasilkan semakin dekat dengan suara dari perangkat hi-fi. Internet juga membawa lebih banyak aplikasi baru, misalnya untuk chat dan video conference.

12.    Komputer Pentium D (Dual-Core) & Pentium Corer M2 Duo (tahun 2005)
Intel mengembangkan kemampuan dual chipset dalam satu prosesor untuk lebih mempercepat kinerja komputer dan kapasitas memori LI menjadi 2x lipat dari produk Pentium IV sebelumnya, dengan memproduksi Pentium Dualcore dan Corer M2 Duo, yang pada awalnya dipergunakan pada komputer jenis laptop. Namun, pada awal tahun 2006, prosesor dual-core dan Corer M2 duo ini mulai dipergunakan pada komputer jenis desktop.

Perubahan regenerasi prosesor Intel ini diikuti juga oleh vendor hardware lainnya, misalnya AMD juga mulai memperkenalkan prosesor berbasis Corer M2 Duo dengan tipe AMD Athlon 64 x2 yang tidak kalah canggihnya dengan prosesor Corer M2 duo yang dimiliki oleh lntel.

Microsoft juga menyambut perubahan hardware generasi Pentium ini dengan mengembangkan dan merilis generasi baru Windows XP, yaitu Windows Vista yang sudah mulai diluncurkan mulai akhir tahun 2006. Pada tahun 2007 microsoft juga mulai merilis windows versi terbaru yang dikenal dengan Windows 7 / Win7.