Sunday, May 27, 2012

Peralatan Masukan (Input Device)

Peralatan masukan adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk data atau perintah ke dalam komputer yang terdiri atas peralatan input langsung dan tidak langsung.

A.       Peralatan input langsung
Peralatan input langsung memasukkan data atau perintah ke alat proses untuk langsung diproses tanpa melalui peralatan alat lainnya.
Beberapa peralatan input langsung yang standar digunakan pada komputer adalah papan ketik (keyboard), pointing device, dan scanner.

1.    Papan ketik (keyboard)
Merupakan papan yang terdiri atas tombol huruf, angka, dan simbol. Arti keyboard dalam bahasa Indonesia adalah papan tombol jari atau papan tuts.
a.    Fungsi
Untuk memasukkan input data dengan mengetik kalimat dan simbol khusus lainnya pada komputer.
b.    Cara kerja
Ketika menekan sebuah key (tombol), controller pada keyboard mendeteksi, mengirim permintan intrupsi pada CPU, dan memintanya untuk menerima input dari keyboard. Jika CPU telah menerima input dari keyboard, akan terlihat hasil tombol yang kita tekan di layar. Contohnya, saat kita mangetik, setiap huruf yang kita tekan akan muncul di layar computer.
c.    Konektor
Dari kabel konektor input yang digunakan, keyboard dibedakan menjadi :
v Keyboard serial
v Keyboard PS2
v Keyboard USB
v Keyboard wireless
d.    Struktur tombol
Keyboard standar memiliki 101 tombol dan pada saat ini di desain atau di susun ke dalam bagian sebagai berikut.
·      Tombol alphanumetic
·      Tombol numeric
·      Tombol function
·      Tombol modifier
·      Tombol kursor movement
Beberapa tombol tertentu memiliki fungsi khusus yang disebut tombol command. Tombol command yang paling sering ditemui adalah control (Ctrl), alternate (Alt), escape (Esc), windows, dan shift.
Tombol commad sering digunakan dalam menjalankan windows dan program beserta aplikasinya yaitu mouse yang kita gunakan tidak aktif atau tidak berfungsi.
e.    Troubleshooting
Masalah pada keyboard biasanya disebabkan oleh terputusnya sambungan antara keyboard dan sistem ataupun oleh masalah pada keyboard itu sendiri. kerusakan pada keyboard juga biasa disebabkan oleh kelelahan user/pemakai dengan menumpahkan minuman, makanan, atau yang lainya pada keyboard. Adapun kerusakan yang sering terjadi pada keyboard, antara lain:
ü        Keyboard error saat menghidupkan computer
ü        Tombol pada keyboard tidak ada yang  berfungsi
ü  Beberapa tombol pada keyboard tidak berfungsi. Hal ini biasanya disebabkan oleh debu/kotoran yang menempel pada jalur PCB keyboard atau bias juga karena ada jalur pada PCB yang putus
ü       Penggandaan pada saat menekan salah satu tombol pada keyboard, misalnya menulis huruf ‘D’ menjadi ‘DDD’. Hal ini biasanya dikarenakan tombol pada keyboard sudah lemah atau terdapat kotoran yang menempel di dalam tombol.

f.     Perawatan
Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan untuk merawat keyboard, antara lain:
Ø  Harus sering membalikan keyboard dengan posisi bagian tombol ke bawah dengan digoyang-goyang agar kotoran yang ada di celah-celah antara tombol jatuh.
Ø  Minimal tiga bulan sekali keyboard harus dibersihkan dengan mengoleskan cairan khusus komputer dengan lap atau kaus yang halus
Ø  Jangan meletakan minuman dan makanan dekat keyboard untuk menghindari tumpahannya mengenai keyboard.
Ø  Jangan pernah mencongkel keyboard dengan obeng saat pembongkaran. Hal tersebut akan menyebabkan engsel pengait tombol patah

2.    Pointing device
Merupakan penunjuk (pointer) yang dikenal dengan sebutan “mouse”, misalnya mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics tablet. Alat tersebut dapat digerakan kemana saja berdasarkan keinginan pengguna. Mouse ini sangat di butuhkan dalam melakukan aktifitas pada komputer berbasis OS Windows.

Perangkat Keras PC


Hardware (perangkat keras) adalah sekumpulan komponen di dalam computer yang secara fisik dapat dilihat, diraba, dan dirasakan. Kumpulan perangkat keras ini dapat dilihat, diraba, dan dirasakan. Kumpulan perangkat keras ini dapat menjadi komputer jika memiliki keterkaitan struktur kinerja pada setiap katagori komponenya.

Struktur komputer didefinisekan sebagai cara setiap komponen hardware komputer saling terkait, mulai proses memasukkan data, mengolah data yang telah masuk, hingga menghasilkan data informasi sesuai keinginan penggunanya.

A.       Peralatan input
Perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukkan data atau perintah ke dalam computer, misalnya keyboard, mouse, scanner, FDD, dan Optical Disk (CD-R/RW, DVR-R/RW dan DVD Combo).

B.       Peralatan output
Peralatan keras komputer yang berfungsi menampilkan keluaran sebagai hasil pengelolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (kertas-hasil Print), soft copy (Dalam Hard Disk atau alat penyimpan data lain), ataupun berupa suara (Speaker atau Ear Phone).

C.       Peralatan proses
Berikut peralatan proses yang berperan dalam struktur kinerja computer.

1.    Port I/O
Port I/O merupakan port atau gerbang atau tempat dipasangnya konektor dari peralatan I/O. Setiap port I/O dibawah control prosesor. Terdapat beberapa jenis I/O port didalam computer, yaitu;
·      Port parallel (LPT1 atau LPT2)
Port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara parallel. Contoh peralatan yang menggunakan port ini adalah printer, scanner dan gamepad.
·      Port serial (Com1, Com2)
Port peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh peralatan yang menggunakan port ini adalah mouse dan modem.
·      Port AT/PS2
Umumnya digunakan untuk masukan keyboard dan mouse.
·      Port USB
Port ini merupakan port serial universal bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh peralatan yang menggunakan port ini adalah camera digital, handycame, gamepad, printer, dan LCD Projector.
·      Port VGA
Port yang berhubungan langsung dengan monitor. Port ini didapat dari pemasangan VGA card atau port VGA yang sudah on-board didalam motherboard.
·      Port Audio
Port yang berhubunagn langsung dengan peralatan audio, misalnya tape, radio, speaker, dan mikrofon.
·      Port games
Port yang digunakan para gamers untuk menyambung gamepad atau joystick.

2.    CPU (Central Processing Unit)
CPU merupakan otak sistem computer, dan memiliki data dua sebagai fungsi operasional, yaitu ALU (aritmatical logical unit) sebagai pusat pengolahan data. Dan CU (control unit) sebagai pengontrol kerja computer.


3.    Memori
Memori terbagi menjadi dua bagian yaitu memori internal dan memori eksternal. Memori internal merupakan RAM (Random Access  Memory) yang berfungsi menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu. Dan ROM (Random Only Memori) yaitu memori yang bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan.

4.    Data Bus
Jalur perpindahan data antarmodul dalam sistem komputer. Karena pada saat tertentu setiap saluran hanya dapat membabawa 1 bit data, jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer. Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Sifatnya bidirectional, artinya CPU dapat memberi menerima data melalui data bus ini. Data bus biasanya terdiri atas 8, 16, 32 atau 64 jalur parallel.

5.    Address Bus
Digunakan untuk menandakan lokasi sumber apapun tujuan pada proses transfer data. Pada jalur ini, CPU akan mengirimkan alamat memori yang akan ditulis atau dibaca. Address bus biasanya terdiri atas 16, 20, 24, 32 jalur parallel.

6.    Control Bus
Control bus digunakan untuk mengotrol penggunaan serta akses ke data bus dan address bus. Terdiri dari 4 sampai 10  jalur parallel.

D.       Peralatan Tambahan Lainnya (Peripheral)
Perangkat keras komputer tambahan yang dapat berfungsi sebagai data input atau output ( misalnya TV tuner, handphone, dan card reader) bisa juga digunakan sebagai media penghubung dua komputer atau lebih. Misalnya modem, network card, USB flash disk, tape storage, firewire, gamepad/joy stick, baracode reader, mikrofon, TV tuner dan FM tuner, card reader, serta webcam.


Wednesday, May 16, 2012

Pengertian dan Sejarah Internet

Pengertian Internet

Secara harfiah, internet (kependekan dari “interconnected-networking) ialah rangkaian komputer yang terhubung satu sama lain. Hubungan melalui suatu system antar perangkat komputer untuk lalu lintas data itulah yang dinamakan network. Mungkin Anda mengenal istilah LAN (Local Area Network), yang menghubungkan komputer-komputer dalam area tertentu, seperti kantor, sekolah, atau warnet. Internet kurang lebih seperti itu, hanya dalam area yang sangat luas, yaitu seluruh dunia. Jadi, komputer yang terhubung melalui jaringan dan saling berkomunikasi dengan waktu dan wilayah tak terbatas, disebut internet.

Sejarah Internet

Sejarah perkembangan Internet diawali dengan terbentuknya jaringan computer pertama di Amerika Serikat yang diprakarsai oleh lembaga yang bernama Advanced Research Project Agency (ARPAnet) di Universitas on California of Los Angeles (UCLA).

Rangkaian pusat yang membentuk internet diawali pada tahun 1969 oleh ARPA (Advanced Research Projects Agency), sebuah badan yang dibentuk pada tahun 1958 oleh Amerika yang terdiri dari para peneliti dan teknisi dari universitas dan laboratorium yang ada di Amerika. Awalnya, badan ini dibentuk untuk menyaingi Rusia, yang sangat lebih maju di bidang satelit. Para peneliti pun bekerja, tidak harus di satu lokasi, untuk membuat penelitian dan mendedikasikan hasil penelitian tersebut untuk perkembangan teknologi Amerika Serikat.

Karena mereka bekerja dengan satu tujuan, tentu mereka harus saling berbagi hasil penelitian sesering mungkin. Namun, karena para peneliti tersebut bekerja tidak dalam satu lokasi, mereka mengalami kesulitan dalam hal ini. Akhirnya, ARPA memutuskan untuk membuat sebuah jaringan komputer atau komputer network pada tahun 1969, yang diberi nama ARPANET. Dengan adanya ARPANET, para peneliti dari seluruh belahan Amerika bisa berkomunikasi dan mengakses data-data yang mereka perlukan dari komputer server yang telah disediakan. Sambungan atau jalur yang digunakan ARPANET saat itu adalah jalur atau kabel telephone. Namun, apda waktu itu, ARPANET bukanlah untuk semua orang hanya untuk kalangan tertentu.

Untuk mempercepat proses transmisi data, ARPANET akhirnya bekerja sama dengan pihak NOVEL. Mereka menggunakan teknologi yang dinamakan paket switching. Dengan teknologi setiap paket atau data yang dikirim, akan dipecah menjadi paket-paket yang kecil, sehingga bisa mempercepat proses pengiriman data. Saat data sampai ke tempat tujuan, data tersebut akan disatukan kembali.

Pada waktu itu, teknologi network hub belum ditemukan, menyebabkan server yang ada di ARPANET (4 buah) harus dihubungkan secara langsung dari satu server ke server yang lain. Seiring waktu, akhirnya para peneliti menyadari akan besarnya manfaat yang bisa diberikan oleh networking. Setelah melalui beberapa penelitian, akhirnya mereka berhasil mengembangkan teknologi networking, yang menyebabkan jumlah komputer yang terhubung semakin banyak.

Pada tahun 1972, email mulai diperkenalkan. Dengan email, para peneliti bisa lebih mudah untuk berkirim data dan informasi. Semenjak saat itu, traffic yang ada dalam networking tersebut menjadi semakin tinggi. Pada 1 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari internet yang kita kenal hari ini. Pada tahun 1989, ARPANET telah memiliki 100.000 server yang saling berhubungan.

Hanya mereka yang mengerti dan memahami bahasa pemrograman, hafal angka-angka dari alamat-alamat internet, atau internet address saja yang bisa menggunakan ARPANET. Apalagi masing-masing jenis atau tipe komputer menggunakan cara yang berbeda untuk mengakses file, network protocol yang digunakan pun juga masih berbeda. Pada akhirnya, tahun 1989, diperkenalkan sebuah protokol, yaitu Hypertext Transfer Protocol atau HTTP. Dengan protokol yang sama, akan memudahkan komputer untuk saling berhubungan dengan HTTP ini, internet tidak lagi menjadi rumit dan bukan lagi hanya untuk para ilmuwan atau teknisi. Protokol ini pertama kali dibuat oleh TIM Berners-Lee.

HTTP dapat juga dikatakan sebagai alamat yang digunakan di dalam internet. Alamat ini menunjukkan suatu identitas yang unik. Seperti alamat rumah, alamat pada masing-masing halaman pada internet pasti berbeda-beda, sehingga memudahkan pencarian bagi penjelajahnya. Sedangkan untuk alamat masing-masing komputer yang mengakses internet, digunakan istilah IP (ineternet Protokol) Address. Setiap komputer yang online mempunyai IP Address yang berbeda dengan komputer lainnya. Tidak ada 2 komputer yang memiliki IP Address sama.

Sumber:
Purnomo, Andi. 2009. TIK 2 SMA Kelas XI. Jakarta: Yudhistira.

Saturday, May 12, 2012

Silabus TIK

Silabus TIK SMA

KTSP
Kelas X Semester Ganjil
Kelas XI Semester Ganjil
Kelas XII Semester Ganjil

Kelas X Semester Genap
Kelas XI Semester Genap
Kelas XII Semester Genap

K-13
Kelas X Semester Ganjil
Kelas XI Semester Ganjil
Kelas XII Semester Ganjil

Kelas X Semester Genap
Kelas XI Semester Genap
Kelas XII Semester Genap

Silabus_Ekstrakurikuler-Pengembangan Diri (PD_TIK
Olimpiade Komputer
Teknik Komputer
Komputer Jaringan


Sunday, October 23, 2011